Jika ada yang mengira memasak adalah komitmen jangka panjang, maka itu jawaban yang tepat. Memiliki hobi memasak berarti kita perlu memahami berbagai jenis rempah-rempah kering dan bagaimana menggunakannya untuk hidangan yang berbeda.

Jika Anda baru belajar memasak dan bingung bahan apa yang harus ada di dapur, berikut kami pilihkan 7 bumbu kering yang wajib ada di dapur untuk juru masak pemula.

1. Kayu Manis

kayu manis

Kayu manis adalah bahan dapur kering serbaguna. Cocok untuk hidangan manis dan gurih, bumbu dapur ini juga memiliki nilai kesehatan tersendiri.

Di India, kayu manis adalah salah satu rempah yang paling sering digunakan dan telah menjadi bagian dari masakan India selama ratusan tahun. Dalam Ayurveda, kayu manis dapat digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, diabetes, flu, dan infeksi lainnya. Dalam pengobatan Tiongkok, kayu manis juga digunakan untuk mengobati kram akibat haid, diare, masuk angin, mual, dan perut kembung.

Tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan; Kayu manis cocok untuk dicampur dengan minuman, kopi, atau sebagai bahan utama biskuit speculaas, jajanan terkenal dari Belanda yang juga terkenal di Indonesia.

2. Bubuk Cabai

2. Bubuk Cabai

Bagi Anda pecinta makanan pedas, bumbu kering ini wajib ada di lemari dapur Anda. Bubuk cabai bisa menjadi pengganti cabai segar atau bumbu masakan yang kurang pedas.

Anda membutuhkan cabai segar, jintan, dan oven untuk memanggang cabai. Bubuk cabai bisa bertahan berbulan-bulan jika disimpan dalam wadah kedap udara. Selain itu, bubuk cabai juga sangat fleksibel digunakan dalam berbagai jenis masakan lokal maupun internasional. Salah satu bahan yang mutlak wajib untuk meja makan masa kini.

3. Jintan

3. Jintan

Jintan merupakan bumbu kering aromatik yang sangat serbaguna. Rasanya juga cukup unik, di mana ada sensasi panas dan juga sedikit pedas. Biasanya biji jintan utuh sering digunakan juga, tapi versi yang digiling halus akan memberikan rasa dan aroma yang lebih enak.

4. Bubuk Bawang Putih

4. Bubuk Bawang Putih

Daging bawang putih akhir-akhir ini digunakan sebagai alternatif praktis. Bubuk ini berasal dari bawang putih asli yang dikeringkan kemudian digiling halus. Bumbu ini cocok digunakan sebagai pengganti bawang putih segar yang biasa digunakan mengolesi roti bawang putih untuk sup bawang merah dan berbagai masakan Barat lainnya.

5. Oregano

5. Oregano

Oregano sering muncul dalam berbagai resep lezat dari Italia seperti saus pizza atau pasta. Bahan ini merupakan salah satu bahan kering yang mudah ditemukan baik di pasar modern maupun supermarket.

Tidak seperti oregano segar, versi kering menambah kompleksitas rasa tanpa mendominasi bahan lainnya. Secara umum, oregano memiliki aroma yang kuat dan khas, dengan rasa yang sedikit pahit dan pedas. Selain masakan Italia, oregano kering juga sering digunakan dalam masakan Meksiko, Turki, dan Yunani.

6. Rosemary

Dalam bahasa Latin, rosemary berarti “embun dari laut” – sebutan yang pantas untuk itu karena aromanya yang unik dan kuat dibandingkan dengan yang lain. Daun rosemary berbentuk jarum dan berbau seperti campuran lemon dan pinus.

Rosemary biasanya digunakan sebagai bumbu masakan seperti sup, casserole, salad, dan semur. Selain itu, rosemary juga sering digunakan sebagai bumbu masakan ayam, unggas, domba bahkan ikan.

7. Bubuk Paprika

7. Bubuk Paprika

Dari segi warna, bubuk paprika memiliki warna oranye jika dibandingkan dengan bubuk cabai. Meski serupa, bubuk paprika memiliki karakter rasa yang sedikit berbeda. Ini tidak sepanas bubuk cabai dan sedikit lebih manis. Uniknya, bubuk paprika kini lebih banyak digunakan di berbagai hidangan fine dining ala Barat. Ini menjadikan bumbu yang satu ini menarik untuk dicoba pada berbagai kreasi di dapur rumah kita.

Pertama kali dipopulerkan di Hongaria sejak dua ratus tahun lalu, bubuk paprika adalah bahan terpenting dalam masakan negara itu. Hampir semua koleksi kulinernya menggunakan bubuk paprika dan di antaranya yang paling terkenal adalah goulash – sup daging dan sayuran Hungaria.

Bumbu Dapur Kemasan

Mereka yang suka memasak, terutama ibu rumah tangga harus memiliki pilihan sendiri dalam mengelola dapur mereka. Untuk bumbu dapur misalnya, ada yang menyukai bahan-bahan alami dan ada pula yang lebih suka menggunakan bumbu masak kemasan.

Setiap pilihan tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri serta disesuaikan dengan selera Anda. Apalagi harga bumbu dapur dan kebutuhan pokok lainnya yang semakin mahal, sehingga Anda harus lebih kreatif dalam mengatur keuangan untuk berbelanja.

Memang banyak anggapan bahwa menggunakan bumbu masak tidak seindah bumbu yang diolah langsung sendiri. Namun seperti dilansir kuliner mama, jika pandai memasak, menggunakan bumbu ini tidak akan menjadi masalah besar. Berikut ini beberapa kelebihan herbal yang dikemas.

Penyimpanan

Adanya bumbu instan ini memungkinkan Anda untuk memiliki sedikit bumbu namun dapat mengolah hidangan yang lezat. Hal itu dikarenakan ramuan bumbu dalam kemasan umumnya memberikan kombinasi bumbu dengan ukuran yang pas.

Anda hanya perlu mengisi beberapa bumbu masakan yang sudah dikemas dan dapat menyajikan berbagai hidangan. Selain menghemat biaya belanja, kita juga bisa menghemat kebutuhan wadah penyimpanan. Bahkan ada bumbu instan yang sudah ada botol, mangkok kecil atau kemasan lainnya.

Harga Lebih Terjangkau

Saat ini semakin banyak paket bumbu masak untuk dapur siap pakai yang hanya perlu digunakan tanpa perlu repot. Ini tak hanya praktis tapi juga langkah tepat untuk menghemat kebutuhan belanja sehari-hari. Harga bumbu dalam kemasan instan ini tersedia dalam kemasan kecil sehingga harganya lebih murah.

Pembelian dalam jumlah banyak tidak hanya bisa mendapatkan harga yang lebih murah tapi juga lebih awet, karena kemasan bumbu yang steril dan kedap udara.

Bikin Enak Dalam Sekejap

Jika kita membuat tempe atau tahu goreng misalnya, tentunya kita harus menyiapkan bahan utama dan bumbu lalu memasaknya. Anda membutuhkan bumbu yang berkualitas dengan jumlah yang tepat agar tempe memiliki rasa yang pas, tidak terlalu asin atau tidak berasa.

Dengan menggunakan rempah-rempah dalam kemasan, memudahkan kita menyajikan hidangan dengan kualitas rasa yang tepat. Anda tidak perlu repot mengukur bumbu, lalu tidak harus menumbuknya terlebih dahulu.

Bumbu siap pakai ini juga sangat cocok untuk Anda yang memiliki banyak aktivitas. Anda cukup mengencerkan bumbu atau langsung mengolahnya tanpa menghabiskan waktu dan tenaga menggiling dan sebagainya.

Pilihan Bumbu Lebih Beragam

Keberadaan rempah-rempah praktis lebih mudah ditemukan, karena Indonesia kaya akan ragam kuliner. Jenis bumbu masak juga semakin banyak dan jumlahnya semakin banyak, sehingga menambah variasi dalam masakan.

Dengan membeli bumbu instan akan memudahkan Anda dalam mengatur perubahan menu agar lebih variatif dan tidak bosan. Jadi, Anda bisa menyajikan pilihan menu terbaik untuk keluarga Anda dengan mudah dan praktis.

Macam Macam Bumbu Dapur Dan Fungsinya

Memasak merupakan kegiatan mengolah berbagai bahan menjadi masakan tertentu. Langkah memasak membutuhkan bumbu tersendiri. Setiap hidangan membutuhkan bumbu tersendiri. Oleh karena itu, ada berbagai jenis jamu yang wajib Anda miliki di rumah. Mulai dari bumbu sederhana hingga bumbu paling rumit.

Macam Macam Bumbu Dapur Dan Fungsinya

Jenis Bumbu Dapur dan Kegunaannya

Mengetahui berbagai jenis bumbu sangatlah penting. Apalagi jika Anda seorang chef atau ibu rumah tangga yang suka memasak. Dan perlu diingat bahwa setiap bumbu memiliki kegunaannya sendiri-sendiri. Berikut beberapa jenis jamu beserta khasiatnya yang wajib Anda ketahui.

1. Cabai

Bumbu pertama adalah cabai. Cabai yang biasanya digunakan sebagai bumbu masak terdiri dari berbagai jenis yang berbeda satu sama lain. Kegunaan dan khasiat cabai sendiri adalah untuk memberi rasa pedas pada makanan. Dengan cabai, makanan pedas tertinggi yang bisa Anda dapatkan. Jenis cabai yang beredar di pasaran antara lain cabai burung, cabai rawit, dan cabai keriting.

Cabai bisa dicampur menjadi bumbu dengan cara dihaluskan dan juga bisa diiris kecil-kecil di era ini. Dan kini sudah ada cabai yang dikemas dalam bumbu dapur bubuk.

2. Merica

Selain cabai, lada juga merupakan bumbu yang wajib dimiliki. Lada disebut juga lada. Layaknya cabai, merica bisa memberikan sensasi pedas, namun ada sedikit rasa pahit di dalamnya. Lada biasanya digunakan sebagai pelengkap berbagai hidangan seperti sup, ayam goreng dan sebagainya.

Selain dalam bentuk butiran, tersedia juga pengemasan lada dalam bentuk bubuk yang lebih praktis dan mudah.

3. Bawang Putih dan Bawang Merah

Jenis bumbu selanjutnya adalah bawang merah dan bawang putih. Kedua jenis bumbu tersebut selalu ada di setiap sajian. Kegunaan kedua bumbu tersebut adalah untuk memberikan rasa yang gurih dan nikmat. Bumbu ini akan sangat harum saat ditumis. Selain itu, bumbu ini juga sering digoreng dan kemudian ditaburi menjadi nasi goreng, sup, bakso dan lainnya.

4. Jahe

Selain beberapa jenis bumbu dapur lengkap di atas, ada juga bumbu dapur lainnya yaitu jahe. Bumbu ini sama pentingnya dalam memberikan rasa pedas dan harum pada masakan. Terutama untuk berbagai hidangan yang membutuhkan banyak bumbu seperti sup dan berbagai makanan santan. Namun, jahe sendiri sering dicampur dalam masakan tumis.

5. Ketumbar

Selain jahe, ketumbar juga merupakan komponen herbal yang sangat penting. Ketumbar merupakan salah satu bumbu masak yang berasal dari kawasan Eropa Selatan. Namun, sudah lama digunakan di Indonesia untuk memasak. Manfaat atau kegunaan ketumbar adalah membuat masakan lebih lembut dan enak. Cara mengaplikasikannya dengan cara dihancurkan atau ditumbuk.

6. Pala

Jenis bumbu selanjutnya adalah pala. Pala bisa dikatakan cukup identik dengan lada. Namun ada yang membedakan keduanya, yakni rasa lada yang dikenal lebih nikmat. Pemakaian pala biasanya lebih untuk aneka masakan sop. Ini karena aroma dan rasanya yang cukup kuat.

7. Lengkuas

Tak hanya itu, masih ada jenis jamu lain yang sayang untuk dilewatkan yaitu lengkuas. Meski bumbu ini mirip dengan jahe, namun rasa lengkuas tentunya berbeda. Fungsi atau penggunaan rempah ini adalah untuk memberikan aroma yang harum ke masakan. Selain itu cocok juga untuk jenis makanan nabati asam, tumis hingga masakan santan.

8. Kayu Manis

Jenis tumbuhan dan fungsinya selanjutnya adalah kayu manis. Kayu manis sendiri merupakan jenis kulit kayu yang didapat dari pohon Cinnamomum. Seperti namanya, fungsi bumbu dapur yang satu ini adalah untuk memberikan aroma yang manis pada masakan. Tak hanya itu, masakan yang ditambah dengan kayu manis pun akan lebih segar.

9. Kunyit

Bumbu lain yang umum digunakan untuk memasak adalah kunyit. Salah satu kegunaan kunyit adalah memberi warna tersendiri pada masakan, misalnya untuk masakan kari dan opor dengan kaldu kekuningan. Tidak hanya itu, penggunaan lain dari bahan ini adalah untuk menghilangkan berbagai aroma yang tidak menyenangkan dalam memasak.

10. Kemiri

Kemiri juga tergolong bumbu dapur yang bisa memberikan aroma dan rasa gurih untuk masakan. Selain itu, manfaat kemiri lainnya adalah mengental makanan. Cara aplikasinya adalah dengan memanggangnya menggunakan minyak lalu mencampurkannya dalam masakan. Ini karena itu adalah jenis bumbu kering.

Berbagai macam bumbu di atas memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing dalam masakan. Jadi, jika proses memasaknya tepat, aroma dan cita rasa masakan akan semakin kuat. Namun, usahakan untuk mencampurkan bumbu di atas dengan baik agar rasanya pas.

Bumbu Dapur Bubuk

Bumbu Dapur Bubuk

Seiring berjalannya waktu, banyak jenis bumbu yang tersedia dalam bentuk bubuk. Apa pun? Lihat daftar lengkapnya.

1. Bawang Putih

Dalam dunia kuliner, bawang putih ibarat jodoh. Karena keduanya digunakan bersamaan. Saat ini bawang putih bubuk atau bawang putih bubuk cukup populer digunakan untuk memberi rasa dan aroma pada berbagai masakan.

2. Merica

Yang ini sangat sering digunakan untuk semua hidangan. Di pasaran ada dua jenis lada yaitu lada putih dan lada hitam. Keduanya tersedia dalam bentuk bubuk, sehingga sangat praktis dan menghemat waktu memasak. Anda tidak perlu repot menumbuk atau menggiling biji lada dan langsung gunakan merica saja.

3. Ketumbar

3. Ketumbar

Dibandingkan dengan biji lada, biji ketumbar lebih sulit dihaluskan. Namun kini ketumbar sudah berbentuk bubuk, jadi lebih praktis dan tinggal pakai saja. Bumbu ini wajib digunakan dalam berbagai masakan seperti tempe mendoan, sate, dendeng, ayam goreng, sop, kari, dan baceman.

4. Pala

Pala terkenal karena fungsinya untuk menambah rasa pedas yang khas, manis, dan hangat untuk masakan. Karena ukurannya yang besar, biasanya pala harus dihancurkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Kini, Anda bisa langsung menggunakan bubuk pala untuk berbagai hidangan seperti rolade, bistik, sop iga sapi, dan kue.

5. Kunyit

Selain bisa mempercantik warna, kunyit juga bisa menambah cita rasa masakan seperti nasi kuning, opor, pepes, dan acar ikan kuning. Sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan di dapur. Namun karena warnanya yang pekat, seringkali warna kunyit itulah yang menempel kuat di tangan atau talenan. Nah, untuk menghindari ini, Anda bisa menggunakan bubuk kunyit yang tentu saja lebih praktis dan tidak akan mengotori tangan dan peralatan memasak Anda.

6. Jintan

Salah satu rahasia untuk menikmati makanan seperti sup konro, tongseng, semur, dan nasi kebuli adalah penggunaan bumbu dan rempah yang beraroma kuat. Salah satunya adalah jintan. Kabar baiknya, kini tersedia bubuk jintan yang bisa langsung ditambahkan ke masakan Anda.

7. Bubuk Daun Kari

Siapa yang bisa menahan kari lezat dan lezat? Makanan khas India ini memang cukup populer di Indonesia. Kabar baiknya, kini Anda bisa membuat kari dengan mudah dan cepat, karena bubuk daun kari sudah tersedia di pasaran. Jika Anda ingin menjadi lebih praktis, Anda dapat membeli bubuk kari instan yang terbuat dari campuran beberapa bahan seperti daun kari, ketumbar, adas, jintan, kunyit, kunyit, kayu manis, dan lain-lain.

Selain lebih praktis, bumbu dalam bentuk bubuk juga bisa bertahan lebih lama. Jadi cocok untuk kamu yang tidak selalu bisa membeli bahan segar setiap kali memasak. Namun ingatlah untuk selalu mengecek tanggal kadaluwarsa sebelum menggunakannya. Bumbu kering biasanya mudah lupa karena sering disimpan di rak.

Daftar Nama Bumbu Dapur Lengkap

Bagi anda yang suka memasak masakan indonesia sangat penting untuk mengetahui nama-nama bumbu / bumbu yang sering digunakan dalam masakan indonesia, dan bagi anda yang sedang berada di luar negeri dan ingin mengetahui nama inggrisnya, berikut adalah daftar, manfaatnya dan biasanya digunakan dalam masakan apa saja dan cara menyimpannya.

Indonesia memang kaya akan berbagai bumbu / rempah. Ada juga banyak manfaatnya bagi kesehatan. Bisa dilihat disini.

1. Daun Salam

Di Indonesia, daun salam dapat ditemukan dalam bentuk segar dan kering, baik segar maupun kering, yang tetap dapat menghasilkan aroma yang harum dalam masakan. Biasanya daun salam dibutuhkan hampir di semua masakan Indonesia seperti sop, rendang, semur, dan berbagai masakan lainnya.

Penyimpanan daun salam ini bisa di lemari es dalam toples yang rapat atau dijemur terlebih dahulu di bawah sinar matahari. Untuk kamu yang tinggal di luar negeri bisa membeli daun salam kering saat berkunjung ke Indonesia. dan membawanya untuk disimpan di negara tempat tinggal Anda. Penggunaan daun kering tetap akan menghasilkan aroma yang sedap dalam masakan.

Bahkan daun salam ini dapat digunakan untuk pencegahan beberapa jenis penyakit. Jika dikonsumsi setiap hari akan membantu mengurangi gejala diabetes dan penyakit jantung. Masih banyak lagi manfaat daun salam yang tidak akan saya sebutkan di sini. Karena kali ini hanya cerita tentang rempah-rempah Indonesia.

2. Ketumbar (Coriander Seeds)

Ketumbar dapat ditemukan dalam bentuk bubuk dan biji. Keduanya memiliki manfaat dan fungsi yang sama. Jika Anda ingin praktis, tentu saja, beli bedak. Namun ada juga yang tetap ingin menggunakan bijinya karena dianggap lebih harum.

Bentuk bijinya mirip dengan biji merica, namun memiliki ekor yang kecil. Di Amerika juga dikenal sebagai ketumbar.

Pada masakan seperti sop, sop, dan rendang, ketumbar suka ditambahkan untuk menambah aroma dan rasa. Selain itu, manfaat ketumbar juga untuk kesehatan pencernaan. Sekarang sudah ada bubuk ketumbar untuk pemakaian yang lebih praktis, jadi tidak perlu menggiling biji ketumbar terlebih dahulu sebelum dimasak.

3. Sereh (Serai)

Serai juga menambah aroma dan rasa yang unik pada masakannya. Masakan Bali banyak menggunakan serai di dalamnya.

Ada 2 jenis serai, ada yang satu seperti serai merah dan juga serai sayur. Serai berukuran lebih besar, biasanya 3 kali lipat dari serai sayur. Serai merah pada akhirnya memiliki sedikit warna hijau kemerahan. Serasah merah digunakan untuk pengobatan sedangkan serai untuk memasak. Serai lebih kecil dan baunya lebih menyengat. Sering digunakan dalam masakan Indonesia.

Serai merah banyak digunakan oleh masyarakat untuk pencegahan kanker, anti inflamasi, anti septik, mengobati radang sendi, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Biasanya serai merah ini digeprek, dimasak dengan banyak air, bisa ditambahkan madu saat ingin meminumnya. Hasil air rebusan serai merah ini bisa disimpan di lemari es.

Jika dikombinasikan dengan jahe, dapat membantu menyembuhkan masuk angin, menghangatkan tubuh, membantu meningkatkan metabolisme.

4. Lengkuas

4. Lengkuas

Lengkuas banyak digunakan pada masakan indonesia, hanya perlu dibersihkan, dihaluskan, aromanya langsung menambah kelezatan masakan. Coba lihat masakan seperti rendang, soto betawi, gulai ayam, pasti ada lengkuas di resepnya. Tanpa lengkuas hasil masakannya akan kurang enak.

Selain menambah rasa, lengkuas juga dapat membantu mencegah kanker, juga menghentikan diare, meredakan gejala asma, dan mengobati luka bakar.

Bagi Anda yang berdomisili di luar Indonesia dan kesulitan mendapatkan lengkuas dalam bentuk segar seperti foto di atas, Anda bisa membeli lengkuas dalam bentuk bubuk. Selain mudah disimpan, juga bisa tahan lama. Meski dalam bentuk bubuk kering, namun tidak mengganggu rasa dan aromanya.

5. Kemiri

kemiri

Kemiri sebelum digunakan dapat dipanggang terlebih dahulu agar aromanya semakin harum, dipanggang dalam wajan tanpa minyak, sebentar saja.

Kemiri dapat diekstrak dari minyaknya dan digunakan untuk perawatan rambut untuk membuat rambut berkilau, menumbuhkan rambut botak, menghitamkan rambut, melembabkan rambut dan lain-lain. Tentu tidak bisa instan, kamu harus rutin menggunakannya dan rajin memijat kulit kepala.

Sekarang dengan teknologi modern, kemiri dapat disimpan sebagai bubuk sehingga mudah disimpan dan dapat dibawa ke luar negeri untuk mengobati rasa kehilangan makanan Indonesia.

Masakan Indonesia yang banyak menggunakan kemiri seperti soto ayam, soto betawi, laksa, dan lain-lain. Rasa kemiri yang khas membuat sulit untuk diabaikan dalam resep masakan Indonesia.

6. Kunyit

Kunyit merupakan bumbu masakan Indonesia yang paling sering digunakan dalam masakan seperti soto, kari, rendang. Selain rasa dan warna kunyit yang khas, manfaat kunyit untuk kesehatan juga banyak sekali.
Kunyit berwarna kuning dan juga putih. Kunyit banyak dipercaya sebagai obat kanker, penyakit pencernaan, dan antibiotik alami. Kunyit putih bisa langsung digunakan tanpa dimasak. Hanya perlu membersihkan, memarut dan meminum sarinya.

Bubuk kunyit dapat diperoleh di banyak supermarket di Indonesia. Penggunaannya sangat praktis dan tidak sampai tangan kotor. Hati-hati saat memasak dengan bahan kunyit ini, jika bersentuhan dengan pakaian, noda tidak bisa dihilangkan.

Kunyit asem merupakan minuman herbal yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Ini sangat bagus untuk ketahanan tubuh secara alami. Tapi ingat, Anda tidak bisa meminumnya setiap hari, Anda bisa mengkonsumsinya 1-3 kali dalam seminggu.

7. Cengkeh

Bumbu dapur yang disebut cengkeh ini biasa digunakan dalam resep soto khas Indonesia. Dengan aromanya yang khas, cengkih ini bisa menambah aroma nikmat pada masakan Anda. Selain itu, cengkeh ini biasa digunakan sebagai penghias nastar. Setelah makan, siung hias dihilangkan, tentunya.

Cengkeh juga bisa ditemukan dalam bentuk bubuk atau minyak. Bentuk bubuk untuk masakan tentunya lebih praktis untuk anda yang berdomisili di luar Indonesia.

8. Jahe

Jahe di Indonesia adalah jahe merah dan jahe yang biasa digunakan dalam masakan. Jahe merah digunakan untuk pengobatan penyakit tradisional. Kedua jenis jahe tersebut dapat dengan mudah didapatkan di pasar tradisional maupun supermarket. Aroma jahe lebih sering keluar jika Anda menghancurkannya sebelum dimasak. Jahe merah rasanya lebih kuat dari jahe biasa, rasanya lebih pedas dan lebih hangat.

Jahe dalam masakan untuk mengurangi bau amis daging atau ikan dan menambah rasa ke hidangan.
Untuk penggunaan praktis, sudah ada jahe bubuk yang bisa dibeli di pasar tradisional maupun dari pabrik besar.

9. Pala

Bumbu Dapur Pala memiliki aroma dan rasa khas yang sulit diganti dengan bumbu lainnya. Di masa lalu, orang Eropa menjajah Indonesia karena mereka ingin mengendalikan tanaman di Indonesia, termasuk bumbu pala ini.
Buah pala bulat segar harus dipotong di tengah, dihancurkan atau diparut dan dimasukkan ke dalam masakan. Untuk keperluan praktis Anda bisa menggunakan pala dalam bentuk bubuk. Hasilnya akan terasa sama.

10. Kapulaga (Cardamom)

Kapulaga berbentuk seperti bunga, berwarna putih, dan cerah. Biasanya dijual dalam bentuk kantong atau dalam bentuk bubuk.

11. Bunga Lawang

Bumbu dapur ini disebut Bunga Lawang atau Pekak. Banyak digunakan dalam masakan Indonesia, masakan Cina dan masakan India. Baunya sangat khas dan sangat eksotis. Tampak seperti bintang, ada biji kecil di dalamnya. Warnanya cokelat. Pakak juga dapat dibeli dalam bentuk bubuk untuk penggunaan dan penyimpanan yang lebih praktis.

12. Asam Jawa

Asam banyak digunakan untuk memberikan rasa asam yang menyegarkan pada sayuran asam, hidangan sup, atau semur.

Biasanya dijual dalam kemasan plastik dan berbentuk kotak. Cara menggunakannya, ambil apa yang dibutuhkan, uleni dengan air hangat, sampai daging asam meninggalkan biji.

14. Asam Kandis

Bentuknya seperti buah kering, berwarna hitam dan bulat, pipih dan keriput. Banyak digunakan dalam masakan tradisional dan memberikan cita rasa yang khas. Dijual dalam bentuk kering, mudah disimpan kapan saja.

15. Kluwak (Pangium Edule)

Kluwak terlihat seperti batu, dan jika pecah di dalamnya memiliki lapisan daging hitam pekat.Berikut cara mengolahnya.

Cuci biji kluwak secara menyeluruh dan didihkan selama 1 jam. Setelah itu, simpan dalam wadah tertutup yang tertutup abu di bagian bawah wadah. Tutupi kluwak dengan lapisan abu, biarkan selama 15 hari lalu cuci bersih, dan aman digunakan.

Jangan simpan kluwak di tempat yang lembab. Kluwak banyak digunakan dalam rawon, sup konrodan brongkos.

16. Kencur (Cutcherry)

16. Kencur (Cutcherry)

Cara penggunaan kencur yaitu dengan memotong, memotong atau memarut. Ini adalah bentuk segar kencur. Namun jika ingin yang praktis, bisa mencari kencur berbentuk tepung. Rasanya akan sama.

Kencur juga dapat digunakan untuk pengobatan sakit tenggorokan. Kegunaannya sebagai antibiotik alami memang sudah dikenal di Indonesia. Banyak yang baru mulai merasakan gejala radang tenggorokan dan dengan mengunyah kencur beberapa kali sehari bisa cepat sembuh.

17. Bibit Jintan

Bentuknya seperti panjang, nasi kecil dan ringan. Jintan ini memiliki aroma khas yang pedas, panas, dan memberi rasa lezat untuk hidangan. Masakan Indonesia yang menggunakan jintan ada pada kari, opor ayam, kari. Jintan juga membantu meredakan sakit perut dan juga antiseptik. Dijual dalam bentuk kering seperti gambar atau bubuk.

18. Cinnamon

Kayu manis di dunia ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Cassia Cinnamon dan Ceylon Cinnamon. Yang banyak ditemukan di pasaran adalah Cassia Cinnamon. Cassia Cinnamon berbentuk gulungan keras seperti kayu, bisa digiling hingga menjadi bubuk atau digunakan begitu saja dalam memasak. Rasanya yang khas membuat kayu manis sering digunakan pada makanan atau baking.

Hal buruk dari Cassia Cinnamon adalah mengandung unsur coumarin yang cukup tinggi, yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak justru membahayakan kesehatan. Aroma kayu manis Cassia lebih kuat dari Ceylon Cinnamon.
Ceylon Cinnamon juga berbentuk gulungan kayu tetapi lebih rapuh, lebih mudah dihancurkan, dan memiliki jumlah coumarin yang sedikit, jauh lebih sedikit dibandingkan Cassia Cinnamon. Kedua jenis kayu manis membantu mengontrol kadar gula darah.

19. Daun Jeruk

19. Daun Jeruk

Daun jeruk digunakan dalam masakan Indonesia untuk memberi aroma segar dan menghilangkan bau amis pada masakan seperti ikan, daging. Cara penggunaannya cukup dengan menyuwir daunnya dan memasukkannya ke dalam masakan.

20. Daun Kunyit

Daun kunyit panjang dan lembut. Cara menggunakannya hanya perlu merobek daun dan memasukkannya ke dalam masakan. Daun kunyit ini memberi rasa makanan yang harum dan juga menghilangkan bau amis.

Tentu jangan lupa kalau dalam resep masakan Indonesia yang paling sering digunakan adalah bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay pada masakan tertentu. Garam dan merica tidak mungkin ada. Anda dapat menggunakan garam laut untuk hidangan yang lebih sehat dan bergizi serta merica bubuk asli.

Selain bumbu / bumbu yang disebutkan di atas, masakan Indonesia juga banyak menggunakan santan, bawang merah, bawang putih, bawang bombai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *