Tinggal di negara tropis yang suhunya sangat panas, membuat kami merasa nyaman ketika berada di ruangan ber-AC sepanjang hari. Sayangnya ruangan ber-AC ini menciptakan udara kering yang membuat kita kurang nyaman saat bernafas. Jika tidak segera diobati, udara kering dapat memicu berbagai penyakit seperti hidung tersumbat, iritasi kulit, mata gatal, bersin, dan asma. Bagi orang dewasa saja sudah cukup untuk menyiksa, terutama untuk bayi yang masih sensitif? Nah, salah satu solusi paling tepat adalah menggunakan pelembab untuk bayi.

Bagi Anda yang memiliki bayi dan masih asing dengan pelembab udara, cobalah untuk mempertimbangkan terlebih dahulu penjelasan singkat berikut!

1. Apa Yang Dimaksud Dengan Pelembab Untuk Bayi?

1. Apa Yang Dimaksud Dengan Pelembab Untuk Bayi?

Humidifier untuk bayi adalah alat yang berfungsi untuk menjaga kelembaban di dalam ruangan. Saat udaranya begitu kering, alat ini akan meningkatkan tingkat kelembaban. Humidifier untuk bayi perlu diisi dengan air sehingga perangkat dapat menyemprotkan kelembaban ke seluruh ruangan. Bayi menjadi lebih nyaman bernafas dan tentu saja bebas dari penyakit.

Humidifier berbeda dari pembersih udara yang fungsinya untuk membersihkan udara di dalam ruangan dengan menahan virus dan bakteri di dalam filter mesin. Jadi, jangan salah sangka atau salah beli.

2. Mengapa Menggunakan Pelembab Untuk Bayi?

Karena sistem pernapasan bayi lebih sensitif daripada manusia dewasa dan frekuensinya juga lebih dari 40 kali dalam satu menit. Anda dapat membayangkan betapa penderitaan bayi yang harus dihirup dan berada di tengah udara kering di ruangan ber-AC.

3. Manfaat Pelembab Untuk Bayi

3. Manfaat Pelembab Untuk Bayi

Ada banyak masalah kesehatan yang bisa dihindari jika Anda menggunakan pelembab untuk bayi. Pertama adalah menghindari kulit dan bibir bayi menjadi pecah-pecah. Iritasi kulit dan masalah gatal juga bisa dihindari berkat pelembab ini.

Selanjutnya adalah mengurangi gejala flu seperti bersin. Untuk bayi yang sudah terserang flu, pelembap untuk bayi ini juga bisa membuatnya bernafas lebih mudah tanpa masalah hidung tersumbat. Jika itu masalahnya, tidurnya akan lebih tenang dan dapat pulih dengan cepat dari flu.

Baca Juga : Kursi Teras Minimalis Suasananya Juga Cukup Romantis

Saat ini ada berbagai model pelembap untuk bayi yang bentuknya menggemaskan sehingga bisa digunakan juga sebagai dekorasi ruang pembibitan. Tidak masalah, tapi masih lucu kan? Tempatkan pelembab udara dekat boks bayi agar efeknya lebih terasa.

4. Apakah Ada Bahaya Di Balik Penggunaan Pelembab Untuk Bayi?

4. Apakah Ada Bahaya Di Balik Penggunaan Pelembab Untuk Bayi?

Dengan hati yang berat, jawabannya ada di sana. Beberapa dari mereka adalah pelembap yang dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Mengerikan ya, jika bakteri dan jamur ini dicampur dalam uap air yang disemprotkan ke seluruh ruang pembibitan. Karena itu, Anda harus secara rutin membersihkan pelembab untuk bayi sehingga bakteri dan jamur enggan bersarang di dalamnya.

Beberapa merek pelembap juga memiliki suara mesin yang keras ketika dihidupkan. Ini tentu akan membuat telinga bayi tidak nyaman. Pilih pelembab terbaru untuk bayi dengan model ultrasonik karena menggunakan mesin yang nyaris tidak terdengar. Jangan ragu untuk mendengarnya sebelum membeli.

Beberapa merek humidifier tidak dilengkapi dengan humidistat atau hygrometer sehingga Anda kesulitan mengontrol tingkat kelembaban. Ini sering membuat tingkat kelembaban di kamar bayi menjadi terlalu tinggi. Akibatnya, bakteri dan jamur bahkan tumbuh dengan cepat dan struktur bangunan lebih mudah rusak.

5. Tips Membersihkan Pelembab Untuk Bayi

5. Tips Membersihkan Pelembab Untuk Bayi

Agar pelembab untuk bayi ini dapat bekerja secara optimal dan tidak menimbulkan masalah baru, Anda harus secara rutin membersihkan setidaknya sekali setiap 3 hari menggunakan larutan cuka atau hidrogen peroksida dalam tangki. Setelah itu, bilas sampai bersih menggunakan air.

Saat mengganti pelembab untuk bayi Anda, keringkan tangki terlebih dahulu sebelum menuangkan air baru. Jangan mencampurnya dengan air tua. Akan lebih baik jika Anda menggunakan air suling atau demineralisasi untuk mengurangi deposit mineral yang berpotensi memicu pertumbuhan bakteri pada pelembap untuk bayi.

Dengan demikian bayi dan anggota keluarga lainnya dapat mendingin di ruangan ber-AC tanpa perlu khawatir udara kering lagi. Semoga hidup sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *