Memelihara bunga memang memberikan manfaat bagi pemiliknya. Beberapa manfaat ini termasuk mempercantik perumahan, menghilangkan stres, menyalurkan hobi, dan bahkan membuka peluang bisnis baru. Berbicara tentang bunga, salah satu bunga yang paling populer dan dipelihara di Indonesia adalah anggrek yang juga merupakan bunga nasional.

Anggrek ini memiliki banyak varian. Perbedaannya terletak pada warna dan bentuk kelopaknya. Penampilannya yang indah dapat menciptakan kesan elegan dan berkelas. Tetapi pemeliharaan bunga ini sulit dan mudah. Tidak sedikit yang layu kemudian mati.

Bagi Anda yang memelihara anggrek dan bunga tampak layu, jangan panik! Coba terapkan langkah-langkah berikut untuk menyimpannya.

Kenali Penyebab Layu Anggrek

Kenali Penyebab Layu Anggrek

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan anggrek layu. Pertama adalah media tanam yang tidak benar. Yang kedua adalah jamur.

Jamur itu sendiri adalah jamur yang menyerang bagian tanaman, termasuk anggrek. Nama jamur itu adalah Fusarium Oxyporium. Karakteristik tanaman ini ketika layu karena jamur adalah bahwa rhizoma memiliki garis atau lingkaran ungu. Kemudian, batang umbi menjadi busuk.

Buang Anggrek Layu

Buang Anggrek Layu

Langkah selanjutnya adalah memastikan bagian-bagiannya layu, kemudian memotongnya dengan gunting tanaman. Baik itu batang atau hanya daun, bagian anggrek yang layu perlu dipotong agar tidak menyebar ke bagian lain yang masih sehat.

Semprotkan Benlate Pada Anggrek

Semprotkan Benlate Pada Anggrek

Setelah melepaskan bagian anggrek yang layu, Anda tidak harus merasa lega terlebih dahulu. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menyemprotkan benlate pada area bekas tebangan.

Baca Juga : Mengurus Sertifikat Rumah Sendiri Dapat Dilakukan Dengan Mudah

Benlate sendiri adalah obat antijamur yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko tanaman. Dengan menyemprotkan cairan ini, sisa-sisa jamur yang mungkin masih menempel pada anggrek dapat menghilang sepenuhnya. Tanaman cantik ini bisa terus tumbuh sehat.

Transfer Anggrek Ke Media Tanam Baru

Transfer Anggrek Ke Media Tanam Baru

Jika anggrek Anda tidak layu karena jamur, maka masalahnya adalah dengan media tumbuh. Media tanam yang paling cocok untuk tanaman ini adalah serabut kelapa, serpihan batu bata, dan kayu. Jika media tanam kotor, segera ganti dengan yang baru dan masih bersih.

Sementara itu, tanaman anggrek paling cocok ditanam dengan pot tanah liat agar kelembabannya terjaga dengan baik. Gunakan pot sedang atau besar agar akar tanaman ini bisa bergerak bebas. Jangan lupa untuk memastikan aliran udara di sekitarnya lancar. Jika Anda ingin menggantung bunga elegan ini di dinding, tutupi media tanam dengan sabut kelapa agar akarnya lebih kuat.

Perawatan Lanjutan Sehingga Anggrek Tumbuh Sehat

Perawatan Lanjutan Sehingga Anggrek Tumbuh Sehat

Sebagai tanaman tropis, anggrek memang membutuhkan tingkat kelembaban yang tinggi. Namun, bukan berarti bunga ini membutuhkan banyak air. Jika disiram secara berlebihan, maka bunga ini akan layu dan membusuk. Biasakan menyiram media tanam saja dan tidak membanjiri pot.

Perawatan Lanjutan Sehingga Anggrek Tumbuh Sehat

Jika Anda menempatkannya di rumah, pastikan sinar matahari masih cukup. Posisi terbaik adalah di dekat jendela. Jika tidak memungkinkan, manfaatkan pencahayaan menggunakan lampu khusus.

Terakhir, secara rutin berikan pupuk cair dengan menyemprotkannya pada bunga dan batang. Pemberian pupuk ini dapat membuat anggrek tumbuh dengan baik, berbunga indah, dan bebas dari berbagai penyakit. Selain itu, periksa secara teratur semua bagian pabrik untuk mendeteksi masalah sejak dini.

Dengan menerapkan lima langkah ini, anggrek tercinta Anda yang sebelumnya layu akan tumbuh kembali sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *