Tanaman rumah penghasil oksigen, Tidak hanya mempercantik ruangan, deretan tanaman di dalam atau di sekitar rumah juga bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Penelitian menyebutkan, tanaman penghasil oksigen seperti bunga lili paris, sirih gading hingga krisan bisa berdampak positif bagi kesehatan.

Misalnya, membersihkan udara dari racun penyebab risiko stroke, kanker dan penyakit jantung, hingga gangguan pernapasan.

Selain sebagai “pembersih udara”, tanaman penghasil oksigen ini tentunya bisa menjadi pemanis di rumah, apartemen, bahkan kos-kosan.

Lalu tanaman apa yang bisa kamu pilih?

1. Bunga lili Paris

1. Bunga lili Paris

Tanaman penghasil oksigen pertama adalah paris lily (Chlorophytum comosum) atau yang dikenal dengan tanaman laba-laba.

Tanaman hias asal Afrika Selatan ini terkenal dengan daun hijaunya yang ramping berbentuk pedang. Daunnya cantik, melengkung anggun dengan garis putih di tepinya.

Tidak sulit merawat bunga lili paris. Tanaman hias yang bisa ditempatkan di seluruh sudut ruangan ini hanya perlu disiram seminggu dua kali.

Selain menghasilkan oksigen, manfaat lain dari bunga lili paris adalah menghilangkan racun formaldehyde dan xylene dari cat tembok dan furnitur.

2. Dracaena

Dracaena merupakan salah satu tumbuhan penghasil oksigen terbaik yang dapat membersihkan udara lebih efektif dibandingkan tumbuhan lainnya.

Selain sebagai penghasil oksigen, tanaman ini juga berfungsi untuk mengontrol tingkat kelembapan dalam ruangan.

Sejumlah penelitian juga menyebutkan bahwa dracaena dapat meningkatkan mood orang di sekitarnya.

Kemampuan Dracaena untuk membersihkan udara juga dapat menghilangkan paparan bahan kimia berbahaya, seperti formaldehyde, xylene, toluene, benzene, dan trichloroethylene.

3. Sirih Gading

Sirih ivory atau Epipremnum aureum merupakan tanaman hias yang dapat ditanam menggunakan media tanah atau air.

Tanaman penghasil oksigen ini dapat mempercantik setiap sudut ruangan dengan rumbai daun khas hijau kekuningan.

Khasiat sirih gading untuk membersihkan udara berguna untuk mengeluarkan racun seperti formaldehyde, xylene, toluene, benzene, dan carbon monoxide.

4. Pohon Palem Bambu

Pohon bambu atau Chamaedorea seifrizii merupakan tanaman hias yang banyak ditemukan di daerah tropis.

Pabrik penghasil oksigen ini juga berfungsi menghilangkan polutan udara, seperti formaldehyde, benzene, carbon monoxide, dan xylene.

5. Krisan

Tanaman penghasil oksigen selanjutnya adalah krisan atau Chrysanthemum morifolium.
Kemampuannya dalam membersihkan udara dan menghilangkan paparan zat berbahaya seperti formaldehyde, xylene, benzene, dan ammonia, membuat tanaman ini sangat direkomendasikan untuk dekorasi ruangan.

Tidak hanya membersihkan udara dan mempercantik ruangan, bunga krisan dalam bentuk suplemen juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk mencegah diabetes dan kanker prostat.

6. Ficus Elastica

Tampilan Ficus elastica yang elegan membuat tanaman penghasil oksigen ini sering ditempatkan di sudut ruangan yang berdekorasi mewah.

Tanaman yang juga dikenal dengan sebutan tanaman karet ini memiliki manfaat membersihkan udara dari paparan racun karbon monoksida, formaldehida, dan trikloroetilen.

7. Sri Rejeki

Sri rejeki (Aglaonema) atau yang populer dengan sebutan Chinese pine merupakan tanaman penghasil oksigen yang juga bisa digunakan untuk mempercantik ruangan.

Tanaman yang ditemukan di kawasan tropis Asia ini mampu menetralkan udara dan menghilangkan zat beracun seperti benzene, karbon monoksida, formaldehida, dan trikloretilen.

8. Peace lily

Peace lily atau Spathiphyllum adalah tanaman penghasil oksigen berikutnya yang mampu menghilangkan polutan udara seperti formaldehyde, benzene, trichloroethylene, xylene, dan ammonia.

9. Lidah Mertua

Tanaman penghasil oksigen berikutnya adalah lidah mertua (sansevieria). Oksigen yang diproduksi oleh lidah mertua dapat meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih baik.

Tanaman ini juga berfungsi untuk menetralkan udara dan menyaring racun seperti benzene, xylene, trichloroethylene dan formaldehyde.

Dari daftar manfaat tumbuhan penghasil oksigen di atas, dapat disimpulkan: tumbuhan ini dapat membersihkan udara dari racun dan polusi yang dapat meningkatkan risiko stroke, kanker dan penyakit jantung.

Selain itu, tanaman penghasil oksigen juga dapat memperbaiki mood, mengurangi risiko gangguan pernapasan, dan meningkatkan kualitas tidur.

Tanaman Penghasil Oksigen Terbanyak

Tumbuhan memang memiliki peran yang sangat penting dalam sirkulasi udara di dunia, dimana tumbuhan melalui proses fotosintesis mengubah CO2 menjadi O2. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini bumi sedang mengalami perubahan lingkungan. Salah satu buktinya adalah udaranya yang terasa lebih panas. Apalagi saat matahari terbit, dimana pada pagi hari udaranya sudah tidak segar lagi, hanya terasa panasnya saja.

Tidak hanya itu, saat ini pencemaran udara telah banyak dilakukan oleh manusia. Tentu ini membuat udara menjadi seperti itu. Ini secara langsung akan mempengaruhi kualitas udara yang semakin buruk. Penyebab penurunan kualitas udara adalah terbakarnya bahan bakar fosil yaitu minyak bumi dan batubara.

Selain itu juga karena adanya pembakaran bahan bakar yang melepaskan gas CO2 ke atmosfer yang secara terus menerus dan terakumulasi di atmosfer. Dimana kondisi tersebut akan menghalangi sinar matahari dari bumi kembali ke permukaan bumi. Inilah yang membuat udara semakin panas.

Dengan kondisi udara yang semakin memprihatinkan, tentunya menjadi kewajiban manusia di dunia untuk terus menjaga kelestarian lahan atau hutan yang kini tergantikan oleh lahan terbuka atau rumah warga. Dimana manusia selalu membutuhkan oksigen yang semakin terkuras oleh jumlah karbondioksida. Oleh karena itu, menanam pohon di lahan kosong memang perlu dikalahkan. Mengingat tumbuhan atau pohon merupakan salah satu sumber oksigen di bumi.

Tentunya manfaat pohon bisa didapat dan dirasakan setelah pohon tersebut benar-benar besar. Dimana saat melakukan fotosintesis, tumbuhan menyerap karbondioksida melalui stomata daun. Dimana dalam proses fotosintesis atau pertukaran gas di alam, tumbuhan masih membutuhkan materi daun hijau, udara dan air yang diambil dari dalam tanah melalui sungkup akar. Dalam proses fotosintesis, tumbuhan dibantu oleh sinar matahari.

Produk yang dikeluarkan tumbuhan dari proses fotosintesis adalah cadangan pangan berupa glukosa yang diedarkan ke seluruh tubuh, untuk pembentukan tumbuhan dan juga sebagai cadangan pangan yang disimpan dalam buah-buahan. Selain glukosa, proses fotosintesis juga menghasilkan oksigen yang dilepaskan. Oksigen ini merupakan sumber energi bagi makhluk hidup.

Semua pohon tentu saja melakukan fotosintesis untuk membuat makanannya sendiri. Namun, ada beberapa pohon yang disebut-sebut sebagai pohon penyerap karbondioksida terbaik dan mampu menghasilkan oksigen secara maksimal. Pohon-pohon yang dimaksud di atas adalah:

1. Damar (agathis alba)

Tanaman Penghasil Oksigen Terbanyak

Pohon damar merupakan pohon asli yang tumbuh di Indonesia yang tumbuh di wilayah Maluku Sulawesi, dan juga terdapat di luar Indonesia yaitu Kepulauan Filipina.Ciri khas pohon damar ini mencapai 65 meter. Dimana batangnya memiliki diameter hingga 1,5 meter. Kulit kayunya berwarna abu-abu muda sampai coklat kemerahan. Sedangkan daun pohon damar memanjang sekitar 6-8 cm dengan lebar 2-3 cm.

2. Kupu-Kupu (Bauhinia purpurea)

Tanaman Penghasil Oksigen Terbanyak

Ukuran pohon bunga kupu-kupu ini berukuran sedang dengan tinggi mencapai 5 meter. Daunnya yang berukuran 10-20 cm memang menyerupai kupu-kupu. Sedangkan bunganya berupa mahkota berwarna merah muda yang terdiri dari lima kelopak dan harum. Pada umumnya tanaman ini digunakan sebagai tanaman penghijauan jalan raya atau sebagai pagar hidup. Namun pohon bunga kupu-kupu ini juga dimanfaatkan oleh sebagian orang sebagai anti bakteri, anti inflamasi, anti diare, dan juga anti kanker.

3. Lamtoro Gung (leucaena leucocephala)

3. Lamtoro gung (leucaena leucocephala)

Ini adalah jenis semak yang biasanya digunakan untuk reboisasi dan mencegah erosi. Tanaman ini mampu beradaptasi dengan iklim tropis di wilayah manapun. Pohon ini memiliki tinggi antara 2 hingga 10 meter. Pohon yang juga disebut petai cina ini mampu menghasilkan oksigen lebih banyak meski jenis daunnya bersirip dua dengan 3 sampai 10 sirip. Jumlah bunga yang Anda miliki cukup banyak dengan diameter 2-5 cm. Selain itu, tanaman ini berbuah dengan polong.

4. Akasia (acacia auriculiformis)

4. Akasia (acacia auriculiformis)

Pohon akasia memang tergolong semak, dengan batangnya yang memiliki duri dan jumlah daun yang banyak dengan tulang yang menyirip. Jenis bunga dari pohon akasia ini bermacam-macam tergantung dari jenisnya, yaitu warna bunga merah, putih, kuning dan ungu. Tempat hidup pohon ini berada di daerah tropis, dimana pohon akasia digunakan sebagai ornamen kerajinan dan juga industri parfum.

Nah, pohon-pohon ini bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan oksigen yang maksimal dan tentunya oksigen yang kamu hirup juga dijamin bersih. Untuk di dalam ruangan, agar tidak pengap dan terhindar dari polusi udara, bisa juga memanfaatkan tanaman hias.

Tanaman Penghasil Oksigen Dalam Ruangan

Jenis tanaman penghasil oksigen apa yang dapat Anda kumpulkan? Yuk simak informasinya!

Manfaat Tanaman Penghasil Oksigen

Penelitian mengungkapkan bahwa memiliki tanaman bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara di tempat tinggal. Dengan begitu, diharapkan Anda bisa menghirup udara yang bersih dan sehat setiap hari, yang tentunya sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup.

Berawal dari kualitas udara yang baik ini, muncul manfaat lain seperti:

  • Mencegah reaksi alergi (jika Anda memiliki alergi terhadap debu dan sejenisnya)
  • Memperbaiki mood (mood)
  • Singkirkan stres
  • Jaga kelembaban ruangan
  • Jagalah agar udara di area rumah selalu bersih
  • Mencegah penyakit yang berhubungan dengan pernafasan (asma, COPD, dll.)
  • Jenis Tanaman Penghasil Oksigen

Lantas, apa saja jenis tanaman penghasil oksigen yang bisa Anda pelihara di rumah?

1. Palem Areca

Palem Areca adalah salah satu jenis tanaman palem yang berasal dari pulau Madagaskar. Anda bisa menempatkan tanaman dengan nama ilmiah Chrysalidocarpus lutescens di halaman rumah Anda.

Untuk pemeliharaan, sirami pohon ini setiap hari, terutama pada musim tanam. Namun, Anda tidak perlu menyiramnya setiap hari di musim dingin atau musim hujan.

Palem Areca merupakan tanaman penghasil oksigen yang berfungsi untuk membersihkan udara dari polutan seperti:

  • Karbon monoksida
  • Benzene
  • Formaldehida
  • Xylene
  • Trikloroetilen

2. Lili ‘Peace’

Bunga lily ‘peace’ (Spathiphyllum) adalah tanaman yang – seperti lidah mertua – juga bisa diletakkan di dalam ruangan karena tidak membutuhkan banyak paparan sinar matahari untuk bertahan hidup, dan Anda hanya perlu menyiramnya seminggu sekali .

Tanaman lily “peace” dapat membersihkan udara dalam ruangan dari polutan seperti aseton yang biasanya terdapat pada cat tembok.

3. Lidah Buaya

Menurut penelitian yang dilakukan Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, lidah buaya (aloe vera) merupakan jenis tanaman penghasil oksigen yang dapat berfungsi sebagai penjernih udara alami.

Menjaga lidah buaya di halaman atau di rumah Anda akan menjadi keputusan yang bijak. Apalagi tanaman yang satu ini juga memiliki sejumlah manfaat lain, seperti gel pada daunnya yang dapat membantu menyehatkan rambut.

4. Telinga Gajah

Jenis tanaman yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda bukan? Jika Anda memiliki taman yang cukup luas, memelihara telinga gajah (Philodendron domesticum) bisa jadi pilihan yang tepat.

Pasalnya, tanaman yang daunnya mirip kuping gajah bisa menghasilkan udara bersih dengan menghilangkan polutan formaldehida.

Tanaman Penghasil Oksigen Pada Malam Hari

Pohon atau tumbuhan menjadi paru-paru Bumi.

Tanpa pohon, bisa dibayangkan manusia terbakar.

Bumi tidak menghasilkan oksigen untuk dihirup manusia.

Semua gas di bumi adalah campuran

  • Komposisi gas di Atmofer
  • Nitrogen 78%
  • 20% oksigen
  • Argon 0,93%
  • H2O atau 7% air
  • Ozon atau O 0,01%
  • Karbon Dioksida 0,01 – 0,1%

Makhluk hidup menghasilkan gas CO saat dipanaskan, dan mengambil O2 dari udara.

Tidak hanya manusia, termasuk hasil pembakaran industri, kendaraan. Bahkan kebakaran hutan, aktivitas gunung berapi, dan lainnya.

Sebaliknya, tumbuhan menyerap gas CO2, dan membutuhkannya untuk proses fotosintesis untuk menghasilkan oksigen.

Tanaman di rumah atau gedung perkantoran juga membantu meningkatkan kualitas udara / oksigen di ruangan kita.
Bahkan tumbuhan dapat menyerap racun jahat dari udara sekitarnya.

Proses fotosintesis membuat tumbuhan mengambil gas CO dan melepaskannya menjadi gas O2.

Tetapi ketika tidak ada matahari, proses pada tumbuhan adalah sebaliknya

Pada malam hari tanaman juga melepaskan CO atau gas karbon dioksida untuk respirasi.

Bagi tumbuhan yang dekat dengan kita, terutama untuk menambah kandungan oksigen untuk respirasi.

Kita sebaiknya hanya memanfaatkan tanaman pada saat matahari bersinar, pada saat itu tanaman akan berguna bagi kita.

Namun tahukah Anda bahwa beberapa tumbuhan masih menghasilkan oksigen bahkan pada malam hari.
Tanaman ini bermanfaat bagi kita, dan membantu meningkatkan kandungan oksigen di sekitarnya.

Sehingga aman berada di dekat kita, termasuk jendela kamar bahkan diletakkan di dalam kamar.

Tanaman seperti ini disebut Crassulacean Acid Metabolism (CAM).

Tanaman Penghasil Oksigen Pada Malam Hari

Tanaman yang bisa menghasilkan oksigen di malam hari.

Sederhananya, jenis tanaman ini menyediakan oksigen setiap saat.

Snake Plant, atau apapun namanya

Ini lebih sering disebut tanaman sansevieria trifasciata, atau tanaman lidah mertua
Tanaman ini tergolong unik, karena kemampuannya mengubah gas CO2 dari siang ke malam, baik saat matahari sedang bersinar maupun tidak.

Anda hanya perlu menempatkan beberapa pohon tersebut, di dekat jendela kamar tidur.
Tanaman ular dapat menghilangkan formaldehida dari udara di sekitar rumah.

Nama Inggris Formaldehyde adalah racun yang sering ditemukan di udara, terutama di dalam ruangan.
Dihasilkan dari emisi dari perabot rumah tangga seperti gorden, triplek, asap tembakau, furniture, perekat, kain, tisu wajah, pernis dan lain-lain.

Tanaman Laba-Laba.

Disebut Lili Paris atau Chlorophytum comosum

NASA mengatakan Spider Plant adalah pembersih udara utama. Pengujian oleh NASA menunjukkan bahwa tanaman ini mampu mengeluarkan 90% gas formaldenida yang berbahaya bagi tubuh.

Spider Plant dapat menyerap gas kimia, dan asap, serta menjaga kadar oksigen di dalam ruangan.

Pohon Peepal

Itu disebut pohon Bodhi, nama ilmiah untuk Ficus religiosa

Tanaman jenis Ficus religiosa ini memiliki kemampuan menghasilkan gas oksigen pada malam hari dan menyerap gas CO.

Salah satu kemampuannya adalah dengan Metabolisme Asam Crassulacean.

Pohon ini mudah ditemukan di Asia Tenggara, Cina barat daya, India bahkan di kaki pegunungan Himalaya.

Disebut pohon bodhi atau pohon keramat, di bawah ini ada ukuran kecil yang sudah di bonsai.

Tanaman Penghasil Oksigen Pada Malam Hari
Setidaknya tanaman tersebut sangat bermanfaat bagi kita untuk mendapatkan oksigen di rumah. Apalagi bagi mereka yang memiliki gangguan pernafasan, jamu ini dapat membantu meningkatkan kandungan oksigen.

Pohon Menyerap Gas Karbon Dari Polusi Terbaik

Sekarang kita pindah, dan meninggalkan tumbuhan kecil yang menghasilkan oksigen di malam hari.

Pohon yang mampu menyerap karbon terbesar. The large empress splendor atau tipe pinus memiliki kemampuan menyerap sekitar 103 ton karbon per tahun.

Untuk membantu memerangi pemanasan global, perusahaan di seluruh dunia diperkirakan menghabiskan miliaran dolar selama dekade berikutnya membangun perangkat yang bertujuan untuk menyerap karbon dari atmosfer.

Mengurangi emisi dengan teknologi canggih, sepeda, mobil, sepeda motor listrik. Teknologi perangkat hemat energi dan lainnya. Salah satu tujuannya, untuk mengurangi konsumsi energi manusia terhadap gas CO.

Biayanya sangat mahal, meski mungkin suatu saat bisa dikembalikan untuk perubahan lingkungan yang lebih baik.

Masalahnya, alam telah membuatnya. Satu jenis pohon berbeda.

Meskipun setiap hektar dari sebagian besar spesies pohon dapat menangkap dan menyimpan 1,1 hingga 9,5 metrik ton karbon dioksida per tahun, satu hektar pohon permress dapat menyerap 103 ton karbon.

Pohon Permaisuri menjadi pohon kayu keras dalam waktu 7-10 tahun. Ini non-invasif, non-GMO dan tumbuh secara alami.

Saat Matang Menghasilkan Kayu Keras Ringan.

Pohon Empress Splendor adalah pohon kayu dengan pertumbuhan tercepat di dunia (Guinness Book of World Records) yang mencapai kematangan dalam 10 tahun.

Ia hanya tumbuh dengan pupuk organik seperti kotoran ayam, dan tidak merespon dengan baik bahan kimia.

Setelah pohon mencapai usia dewasa, petani memanen kayu untuk digunakan di rumah atau alat musik. Investor World Tree berbagi keuntungan. Pohon dapat tumbuh kembali dengan mudah dari batangnya setelah dipanen. Kata Cathy Key, kepala operasi perusahaan: “pohon yang tumbuh seperti rumput ini.”

Pohon bisa tumbuh 3-7 meter dalam setahun. Itupun di daerah yang kurang sinar matahari, seperti pertanian di Amerika.

Ketika sudah mencapai 10 tahun, batangnya menjadi sangat besar dan bisa dipanen untuk dipotong kayu
Sifat alami kayu pohon adalah kayu basah dan tahan terhadap serangga.

Pohon di bawah setidaknya berkontribusi pada paru-paru kita. Bahkan jika tidak sekarang, mungkin nanti.
Pohon alternatif terbaik untuk menyerap polusi di hutan dunia

Beberapa negara memiliki hutan tropis yang luar biasa. Tapi ada 3 negara yang paling menonjol, Indonesia Brazil dan Kongo.

Ketiga negara ini termasuk kita memiliki hutan tropis terluas di perbatasan. Di sisi lain, deforestasi juga terjadi paling tinggi.

Hutan tropis memiliki ekosistem, menghasilkan curah hujan, menghilangkan CO2 dan mendukung spesies di bawahnya.

Jika ekosistem runtuh, dampak iklim kemungkinan besar tidak dapat diubah. Dan apa yang terjadi dengan hutan, telah mempengaruhi semua kehidupan di bumi.

3 pohon terbaik ada di 3 negara, memiliki kekuatan super dan bagaimana peneliti berusaha melindunginya.

Kacang Brazil atau pohon kacang Brazil disebut Bertholletia Excelsa.
Menjadi ikon di hutan Amazon. Mampu tumbuh hingga 14 lantai.
Selain kacangnya yang enak, kemampuannya untuk mengirim air dari tanah ke udara dan akhirnya membuatnya hujan.

Satu pohon mampu memompa 3,5 bak penuh air setiap hari dari akar ke batang dan dilepaskan melalui daun.

Dampaknya, hutan Amazon menjadi penyejuk udara bagi Bumi, menjadi sumber air dan irigasi di sekitarnya. Saat seluruh hutan Amazon habis, suhu di sekitar hutan akan naik 2,5 derajat Celcius.

Pohon Mangrove Rhizophora
Mendominasi seluruh pantai di Indonesia.
Pohon bakau melindungi pantai dari abrasi dan tsunami. Habitat ikan, anak udang bisa hidup disekitar pohon.

Tapi yang paling mengesankan, kekuatan Mangrove ada di bawah tanah. Dimana akarnya bisa masuk ke lumpur.

1. Pohon menyerap karbon dari atmosfer dan menggunakannya untuk menumbuhkan batang, daun, dan batangnya.

2. Bahan nabati yang kaya karbon akhirnya jatuh dari pohon dan berakhir di tanah.

3. Di tanah basah di bawah akar, karbon tidak dapat kembali ke atmosfer karena tertutup dari udara. Itu bisa tetap di sana selama ribuan tahun.

Hutan hujan dipuji karena kemampuannya menyerap karbon. Namun para ilmuwan menemukan bahwa mangrove seperti ini dapat menyimpan karbon hingga 10x lebih banyak.

Pohon bakau tidak hanya menyimpan karbon di atas tanah, tetapi juga di bawah 3 meter. Di situlah disebut karbon biru, brankas yang aman.

Tanaman Penghasil Oksigen Untuk Kolam Ikan

Masih bertanya-tanya mengapa fitur tanaman air harus ditambahkan ke lanskap Anda?

Alasan utamanya tentu saja untuk menambah keindahan dan mendorong relaksasi. Kolam renang dan taman air yang dirancang dengan baik akan menjadi pencapaian yang keren. Apalagi jika menambahkan sejumlah tanaman yang mendukung kesehatan lingkungan perairan.

Tumbuhan akuatik atau akuatik terbagi menjadi 4. Ada tumbuhan terapung, tumbuhan yang muncul ke permukaan, alga, dan tumbuhan terendam. Jenis tanaman terakhir ini memberikan kontribusi besar pada kehidupan kolam dan akuarium.

Tanaman Air Beroksigen, Apa?

Tanaman ini disebut tanaman pengoksigen karena menyaring polutan yang ada di air kolam. Oksigen menjadi berlimpah. Tanaman ini juga mengontrol pertumbuhan alga. Selain menghasilkan oksigen, keberadaannya bisa menjadi tempat berteduh bagi ikan.

Ada 9 jenis tumbuhan air penghasil oksigen
Berikut adalah daftar kolam tanaman air penghasil oksigen yang populer:

1. American Pondweed

Tanaman Penghasil Oksigen Untuk Kolam Ikan

Tanaman tahunan ini adalah spesies dengan daun terendam dan mengambang.

2. Pondweed Yang Lebat

2. Pondweed yang lebat

Tumbuhan mirip semak ini muncul dengan daun berbentuk pita. Warnanya hijau tua sampai ungu kehijauan.

3. Cornwort / Coontail (Ceratophyllum)

3. Cornwort / Coontail (Ceratophyllum)

Tanaman tahunan ini tidak memiliki akar. Mereka tumbuh secara kolonis. Cocok untuk pemijahan ikan atau siput.

4. Eelgrass / Lamun

4. Eelgrass / Lamun
Ada yang menyebut tanaman ini seledri liar dan tapegrass. Sesuai dengan namanya, daun tanaman ini menyerupai pita tipis mirip belut. (Baca: Tanaman untuk Kolam Ikan)

5. Egeria

5. Egeria

salah satu tanaman air populer ini sering digunakan di kolam dan akuarium. Daunnya unik, mirip tombak hijau panjang.

6. Elodea

6. Elodea

Sekilas, tumbuhan kurus memanjang ini terlihat seperti egeria. Banyak cabang. Daunnya mengapung. Sempurna untuk mencegah pertumbuhan alga yang berlebihan.

7. Burung Beo

7. Burung Beo
Biasanya tanaman ini tumbuh di perairan dangkal. Bentuknya mirip dengan bulu burung beo.

8. Stargrass Air

8. Stargrass Air
Penampilannya seperti rumput berbentuk bintang. Tanaman ini bisa tumbuh hingga 2 meter. Koloni itu mengambang. Bunganya berwarna kuning cerah. (Baca: Tanaman Pembersih Kolam Ikan)

9. Cabomba

9. Cabomba
Tanaman dengan daun seperti kipas ini tampak berwarna hijau cerah. Sedangkan bunga yang muncul di permukaan berwarna putih.

Bagaimana Cara Menanam Tanaman Air?

Untuk menjaga air tetap bersih dan oksigen terjaga, satu ikat tanaman per 1 kaki persegi (900 sentimeter persegi) permukaan air. Umumnya tanaman ini diposisikan di daerah yang dangkal. Jika tidak, Anda juga bisa meletakkannya setengah hingga satu meter dari permukaan air.

Batuan berat juga bisa menahan tanaman di bawah air. Jika ingin menanam dalam pot, pastikan menggunakan pot tanpa lubang drainase, yang tanahnya padat, dan tutupi tanah dengan kerikil. Variasi tanaman dapat mempengaruhi kebutuhan pupuk untuk pertumbuhan yang optimal.

Sebelum melakukan tindakan penanaman di taman air rumah, sebaiknya Anda mengarantina terlebih dahulu dalam larutan kalium permanganat semalaman. Namun, tanaman tersebut berpotensi memiliki parasit yang merugikan. Jika tidak, Anda perlu mencari dan membeli sumber pembibitan atau pembibitan yang memiliki reputasi baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *